Puisi Cinta: Seutuhnya Hanya Mencintaimu


Kala senja beranjak menghampiri diri yang terbujur lemah karena senandung perasaan yang terus mempermainkan hatiku. Perasaanku masih utuh hanya untuk merasakan bau harum nafasmu tanpa ku menyadari apa sesunguhhnya yang telah mendera diri ini.

Cintaku yang tak jua beranjak menghampiri, ada apa dengan dirimu mengapa serasa semakin berpaling bak tiada satu pun hal terindah yang engkau temuakan pada diri ini. Katakan padaku apa sebenarnya yang engkau rasakan dan jangan benamkan tulusnya perasaan ini, karena semuanya hanya tentang kesucian hati untuk memilikimu.

Jutaan kata senantiasa ku tulis untuk melukiskan besarnya perasaan ini, berharap bisa memilikimu dan mendapatkan belaian kasihmu. Jauhnya dirimu dari dekapan jiwaku yang tak lagi berdaya saat melihatmu kian terasa semakin menjauh dan menjauh. Katakan padaku apa yang tertanam dalam benak dan perasaanmu sehingga engkau acuh dan tak dapat dimengerti.

Haruskah engkau ketepikan rasa ini. Mengapa engkau tidak kunjung mengerti bahwa hanya ada dirimu dalam hatiku. Cintaku merasuki akal sehatku, kehadiranmu lewat mimpi indahku buatku tak berdaya, ingin sekali menyentuhmu dalam alam sadarku. Mengapa hanya disaat ku tak sadarkan diri daku mampu memeluk dirimu.

Nyatakan engkau cinta kepadaku, kan ku berikan segalanya untuk mu dengan penuh keikhlasan. Cinta, ketulusan, pengorbanan dan kesetiaan. Pintaku untuk mendapatkan cintamu kan ku abaikan seluruh gejolak dalam hati ini hanya untuk mempersembahkan tulusnya perasaanku kepadamu.   

Dihatiku hanya ada kamu. Dalam pikirku tak sedetikpun beranjak pergi meninggalkan tulusnya perasaan untuk mengagumi kehadiranmu. Engkau diciptakan untuk menjadi insan yang selalu menjadi sanjunganku. Cintaku seutuhnya untukmu, sambil ku berharap kelak engkau kan mengerti arti dari sebuuah ketulusan, ketulusan untuk memberikan semua yang ku miliki kepadamu. Bukan untuk siapa-siapa, hanya untuk kamu karena cintaku hanya dapat ku persembahkan kepada mu.

Related posts:

No response yet for "Puisi Cinta: Seutuhnya Hanya Mencintaimu"

Post a Comment