Indonesia Semakin Sulit Bisa Kalahkan Malaysia, Mengapa?

Timnas Indonesia
Sepakbola Indonesia yang sebelumnya bisa dikatakan sebagai salah satu yang terbaik di Asia Tenggara semakin lama semakin terpuruk seiring dengan kericuhan kepengurusan yang terus berkepanjangan. Dualisme kompetisi dan konflik antar pengurus menjadikan timnas merah putih tercecer keperingkat 166 dunia versi FIFA per 16 Nopember 2012.

Kekalahan demi kekalahan terus mendera tim kebanggaan ratusan juta orang ini. Jika 10 tahun silam hanya Thailand yang menjadi rival terberat tim merah putih ditingkat Asia Tenggara, maka sekarang kondisinya sudah jauh berbeda. Saat ini Indonesia bisa dibilang bukanlah tim yang sebanding dengan tim-tim besar di Asia Tenggara, seperti Vietnam, Singapura dan juga Malaysia.

Malaysia yang dulunya cukup sulit mengalahkan Indonesia dalam sejumlah pertandingan, kali ini terus melejit berada diatas Indonesia. Malaysia mengalami kemajuan yang sangat signifikan dalam proses pengembangan kualitas sepakbolanya. Berkat skuad yang solid, kepengurusan yang sehat Malaysia sukses menjelma sebagai macan baru Asia Tenggara, hal tersebut dibuktikan dengan pencapaiannya di tahun 2010 silam yang sukses merebut gelar juara piala AFF usai mengalahkan Indonesia dibabak final.

Kedepan Indonesia akan semakin sulit untuk bisa menandingi kualitas sepakbola negeri jiran ini mengingat Malaysia terus melakukan perbaikan kualitas liga domestiknya dengan mendatangkan sejumlah pemain bintang jebolan liga Inggris (EPL). Disaat Malaysia sedang gencar melakukan evaluasi dan pengembangan kualitas liga mereka Indonesia justru semakin kucar-kacir dengan dualisme dan konflik kepengurusan yang belum juga berakhir.

Liga adalah pondasi untuk menghasilkan timnas yang kuat. Jika liganya saja amburadul karena terus diwarnai konflik, bagaimana mungkin bisa menghasilkan timnas yang tangguh. Kondisi ini tentunya sangat mudah bagi kita untuk menyimpulkan peta kekuatan antara Indonesia dengan Malaysia dalam cabang olahraga sepakbola.

Sangat disayangkan sekali, Indonesia dengan jumlah penduduk ratusan juta jiwa dan antusiasme masyarakatnya yang begitu luar biasa terhadap sepakbola ternyata tidak memiliki timnas yang mampu membuat mereka bangga. Kisruh, saling berebut kekuasaan, dan dualisme tak henti-hentinya mewarnai sepakbola tanah air. Semoga hal ini segera berakhir agar impian masyarakat untuk melihat timnas merah putih yang tangguh dapat terealisasikan. Pray for Indonesian football!

Related posts:

No response yet for "Indonesia Semakin Sulit Bisa Kalahkan Malaysia, Mengapa?"

Post a Comment