Contoh Naskah Drama 6 Orang

Contoh teks drama untuk 6 orang - Sebelumnya Anda dapat menyimak contoh naskah drama untuk 5 orang pemeran, dan kali ini kita akan berbagi contoh naskah drama untuk dimainkan oleh 6 orang pemeran.

Contoh naskah drama 6 orang dibawah ini diharapkan bisa menjadi bahan pembelajaran buat Anda yang sedang mencari referensi contoh teks drama untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum Anda menyusun naskah drama milik Anda.

Untuk Anda yang sedang membutuhkan contoh naskah drama, berikut contoh naskah drama untuk 6 orang terbaru.

CONTOH NASKAH DRAMA UNTUK 6 ORANG

Ada satu keluarga yang hidup dengan serba kemewahan mereka kerap menghambur-hamburkan uangnya untuk perihal yang tidak penting, walau sebenarnya mereka memiliki anak yang amat tidak sama karakter dengan orang tuanya, yang baru duduk di kelas 2 smp, meskipun anaknya kerap menasehati ke-2 oarangtuannya namun terlebih mereka tidak ingin menanggapinya, mereka berasumsi omongan anaknya tidak bermakna apa-apa baginya, anak mereka juga tidak bisa bergaul dengan orang miskin. Sampai saat malam hari di rumah mereka tengah berkumpul serta berbicang bincang di area keluarga. 
Mama : ayah ! Tadikan ibu ke mall berbarengan rekan arisan mama, mama lihat perhiasan yang amat bagus serta langka lho ! !  Bolehkah mama beli perhiasan itu ? ( duduk di samping suaminya sembari menarik-narik pakaian suaminya ) 
Papa : sudah pasti bisa, apa sih yang enggak bikin mama, akan mama beli tokonya juga ayah belikan kok ! 
Mama : wah ! Ayah baik sekali dengan mama terima kasih ya pah ! 
Papa : iya mah keduanya sama ! 
Nency : mama, bukankah tempo hari mama baru beli kalung berlian ? Kenapa saat ini mama pingin beli perhiasan lagi ? 
Mama : sudahlah biarlah saja, lagi juga papa mu mengizinkan mama untuk membelinya kok ! Memangnya anda pingin membelinya juga ? 
Nency : tidak-tidak, namun mah… itu kan sama juga kita melakkan pemborosan, apa lagi mama kan tiap-tiap hari senantiasa mejeng dimall berbarengan rekan arisan mama 
Papa : sudahlah nak.. Tidak apa-apa sepanjang kita tetap hidup berkecukupan, kita bisa kok lakukan atau membeli-beli barang yang kita akan, memangnya anda akan papa belikan apa ? 
Nency : oh tak perlu pah… terima kasih, namun apa salahnya kita berhemat, mungkin waktu kita kesulitan serta krisis kelak kita bisa memakainnnya. 
Mama : helloo ? ? ? ? Masa saat ini berhemat untuk apa sayang ? ? ? Apa kau tidak lihat perusahaan papa mu itu ada dimana-mana, semestinya anda bersyukur hidup serba berkecukupan layaknya ini jadi pingin berhemat ! ! 
Nency : ya sudahlah mah, saya kan tadi cuma usul saja ! Baiklah mah telah larut malam saya ingi tidur dulu ya ! Selamat malam seluruhnya ( bersalaman pada ke-2 orang tuanya ) 
Papa : salamat malam juga sayang, mimpi indah ya nak ! ! ! 
Nency : iya pah ! ( sembari menuju kamar ) 
Pada esok paginya mereka bersiap-siap untuk lakukan aktifitasnya tiap-tiap, anaknya ber sekolah serta papanya berangkat ke kantor, di sekolah nency memiliki tiga rekan mereka memiliki karakter yang berlainan ada di antara temannya yang kurang dapat namun amat baik hati, pandai, ramah rendah hati serta yakin diri, namun dua temannya itu memliki karakter yang sombong, senang memilih-milih rekan, jahat,, memanglah mereka berdua yaitu orang yang serba berkecukupan, sampai padasuatu hari di sekolah ada sedikit perselisihan serta kebetulan juga mereka sekelompokuntukmengerjakan tugas sekolah. 
Nency : hai bagaimana ini, kita kerja grupnya kapan ? Sebentar lagikan tugas sekolahnya dapat seger dikumpulkn. 
Zuckal :wah ia juga ya, bagaimana bila kelak setelah pulang sekolah, namun kita berkerja grup di mana ? 
Neila:yang tentu kita janganlah bekerja grup di rumah zuckal, rumah dia kan kecil serta kumuh, laginkan saya tidak bisa sama orang tua saya bila bermain ketempat kumuh-kumuh layaknya itu. 
Rickoe : iya benar sekali itu yakinkan rumah zuckal itu bau banget serta sempit sekali, pokoknya saya tak lagi akan kerja grup bila dirumah zuckal ! 
Nency : rekan kalian janganlah ngomong layaknya itu, belum pasti apa yng di ucapkan kalian itu benar, lagiankan tujuan kita itu untuk belajar bukan hanya untuk bermain ! 
Zuckal : sudahla tidak apa-apa pengucapan mereka itu benar kok, kalu kita belajar di area yang tidak nyaman kan juga merubah tugas kita juga. 
Rickoe : bagaimana bila di rumah nency saja ! 
Neila: iya saya setuju, papa serta mama saya kan kenal dekat dengan orang tua mu nency ! 
Nency : ya sudahlah, kalian segera ke rumah ku ya, kelak saya di jemput dengan mobil, kalian bisakan ? 
Zuckal : okelah ! 
Bel pulang sekolah lalu berbunyi mereka bersiap-siap untuk ke rumah nency, nency telah dijemput oleh supir pribadinya, mereka seluruh lalu segera menuju rumah nency. Sampai di sana mama nency tengah membaca-baca buku. 
Nency : mama saya pulang ! ( mencium tangan mamanya ) 
Mama : sayang anda telah pulang, wah teman-teman mu kok pada ke sini emangnya ada acara apa ? 
Nency : akan kerja grup mah ! 
Rickoe : selamat siang tante ! ( mencium tangan mamanya nency ) 
Mama : iya selamat siang ! ! ! 
Neila: tante selamat siang, ( mencium tangan mamanya nency ) 
Mama : iya selamat siang juga…. 
Zuckal : tante, selamat siang !( mencium tangan mamanya nency ) 
Mama : iya selamat siang juga !ayo seluruh masuk jagan malu-malu silakan duduk ! 
Zuckali : terima kasih tante ! 
Nency : teman-teman ku tinngal sebentar dulu ya ! 
Zuckal : oh….. Yasudah ! ! 
Mama : kalian akan minum apa ? 
Neila: oh tak perlu tante terima kasih banyak ! 
Rickoe : iya tante tak perlu, lantas merepotkan ! 
Mama : oh tidak kok ! 
Agak lama lantas nency lalu datang, dia baru saja ganti pakaian ! Lantas bekajar lalu diawali, pada waktu belajar nency serta zuckal amat serius, namun neilaserta rickoe jadi asyik bermain dam mengobrol- ngobro ! Sampai berlangsung perselesihnan. 
Zuckal : hai kalian janganlah bisanya santai-santai saja ! Cepat bantu saya serta nency merampungkan ini seluruh supaya cepat selesai. 
Zuckal : iya bila kalian santai- enjoy layaknya ini dapat kulaporkan pada pak guru lho ! ! 
Neila: cerewet sekali kalian berdua saya itu capek serta lelah ! 
Rickoe : lagian kan tugasnya gampang sekali, kita berdua cuma pingin beristirahat sebentar saja kau janganlah emosian gitu dong ! 
Nency : siapa cobalah yang emosian, saya cuma memperingati kau saja kok. 
Zuckal : sudah-sudah kalian janganlah bertengkar lagi, kelak kita tidak akan selesai nih mengerjai tugasnya kan besok mesti di kumpulkan ! 
Neila: baiklah ! 
Mereka kerjakan tugas sekolah sampai larut malam neilaserta rickoe menanti jemputan di rumah nency, sedangakan zuckal pulang dengan jalan kaki. Pada waktu neilaserta rickoe menanti jemputan, papa nency lalu datang, mereka berdua lalu mengobrol-mgobrol dengan kedu orangtuanya nency perihal si zuckal, pada waktu mengobrol aulia tengah kamar. 
Mama : kalian belum juga di jemput ? 
Rickoe : belum tante tengah di perjalanan ! 
Mama : apa butuh supir tante yang mengantarkan kalian pulang ? 
Neila: oh.. Tak perlu tante, lagian juga supir saya tengah di perjalanan ! 
Papa : kelihatannya om dulu meliat anda ! ( bicara dengan neila) 
Neila: iya om saya anaknya pak bastian pemilik perusaan mobil populer itu lho… 
Papa : oh iya om ingat sekali dia itu kan temn kerja om ! 
Neila: saya juga tau om.. Papa saya kan kerap cerita sama saya ! 
Papa : om nitip salam ya bikin ayah anda ! 
Neila: oke om ! 
Papa : terima kasih ya, oh ya om akan kebelakang dulu ya ! 
Mama : oh nyatanya anda itu anaknya pak bastian ya ! 
Neila: iya tante ! 
Rickoe : wah kelihatannya jemputan ku telah datang nih ! Tante saya pulang dulu ya terima kasih banyak tante, neilasaya pulang duluan ya ! 
Mama : oh iya keduanya sama hati-hati ya, lain kali main ke sini lagi ya ! ( melambai-lambaikan tangannya ) 
Neila: iya, hati-hati ya ! 
Rickoe : iya tante ! ! ! ( melambai – lambaikan tangannya ) 
Sesudah rickoe pulang., mamanya nency berbarengan neilamengulas kehidupannya zuckal. 
Mama : tadi anak lelaki itu siapa namanya ? 
Neila: oh itu namanya zuckal tante, memangnya ada apa dengan dia tante ? 
Mama : 
Kelihatannya dia lain ya dengan kalian seluruh, maksudnya tante itu dia dekil layaknya orang miskin ! 
Neila: memang benar tante dia itu orang miskin, saya saja malu sekelompok sama dia, dia itu bau tante ! Rumahnya saja kumuh serta kecil sekali, 
Mama : wah menjijikan sekali, jangan sempat lah nency bermain dengan anak itu ! 
Neila: tante, nency itu bila di sekolah senantiasa bermain berbarengan zuckal, kita saja telah kerap katakan ke nency untuk janganlah bermain berbarengan zuckal namun tetap harus nency tidak ingin mendengar kata-kata saya ! 
Mama : baiklah kelak tante saja yang dapat bicara dengan nency ! 
Neila: tante itu dia jemputan ku telah datang. Saya pulang dulu ya tante terima kasih banyak ya … 
Mama : iya terima kasih kembali, lain kali main ke sini lagi ya ! ! ( melambai-lambaikan tangannya ) 
Saat malam harinya papa serta mamanya nency memperingati 
Nency untuk janganlah bermain dengan zuckal, namun nency tidak ingin ikuti apa yang dikatakan orang tuanya. 
Mama : nency ! Kemarilah ada yang pingin papa serta mama berikan pada mu ! 
Papa : nency kemarilah sayang ! 
Nency : iya pah ! Mah ! Ada apa ? Kelihatannya ada perihal penting yang pingin di berikan kepadaku ! ( jalan hampiri mama serta papa nya ) 
Papa : sini duduklah di samping papa ! 
Nency : ada pah ! Mah ! ? 
Mama : anda ingat tidak dulu mama telah dulu katakan pada mu untuk tidak bisa bermain berbarengan anak miskin ! 
Nency : lantas ini yang pingin papa serta mama berikan ? Kenapa sih mah pah saya tidak bisa bermain berama zuckal ? Dia itu anak baik- baik dia juga pandai dalam semua pelajaran 
Papa : bukan hanya demikian nency, mungkin dia itu jahat, memanglah dia pandai dalam semua pelajaran, lantas anda dekat dengan dia itu dikarenakan dia pandai ? 
Nency : iya juga pah, dia itu juga baik, rendah hati, tidak sombong, maka dari itu saya pingin bermain dengan dia ! 
Papa : pandai ? Papa dapat menyewa guru atau orang sangat pandai untuk mengajari anda, banyakkan rekan yang tambah baik daripada dia ! 
Nency : tidak pah, dia yaitu rekan terbaikku ! 
Mama : cukup telah nency, kesabaran mama telah hilang, mama tidak ingin mendengar alasan anda lagi ! ( membentak serta berdiri dari duduknya ) 
Nency : baiklah bila akan mama layaknya itu, mama serta papa tidak tau mana yang baik serta mana yang jelek, cuma dapat menilai orang dari kaya serta miskinnya saja ! 
Mama : beraninya anda bicara layaknya itu ! ! ( nyaris menampar nency serta pernah di tahan tangannya oleh papa ) 
Papa : sabar mama ! 
Nency : tampar nency mah silakan ! ( menangis serta sembari membentak mamanya ) 
Papa : nency cepat anda masuk kamar 
Nency : baiklah ! Bila itu akan mama saya dapat menurutinya, untuk kebaikkan mama. ( meninggalkan papa serta mamanya ) 
Esok pagi harinya di sekolah nency lalu pada waktu istirahat tidak mengobrol serta bermain berbarengan zuckal lagi, namun bermain berbarengan neilaserta rickoe, namun nency sesungguhnya terpaksa lakukan perihal ini. 
Nency : neilakita ke kantin yuk ! 
Neila:tumben kau akan bermain berbarengan kita ! Ada apa dengan mu ? 
Nency : tidak apa-apa kok, memangnya saya tidak bisa bermain dengan mu ? 
Rickoe : ya.. Aneh saja umumnya kan anda bermain bdengan zuckal ! 
Nency : tidak, saya tudak akan bermain dengannya lagi ! 
Rickoe : memangnya mengapa ? 
Nency : telah lah janganlah banyak omong, saya telah malas membicarakannya lagi ! 
Neila: hahhahaha bagus ! Gue senang style lo ! 
Pada waktu bermain zuckal lalu hampiri nency, gisela, serta rickoe yang tengah asyik bermain, namun mereka jadi mengusir 
Zuckal :teman-teman bolehkah saya turut bermain berbarengan kalian ? 
Neila: apa iku bermin berbarengan kita hahaha… nyadar dong ! 
Zuckal : mamangnya ada apa dengan saya ? 
Rickoe :kamu telah bau, dekil, kumel, jorok, buruk serupa sarimin topeng monyet juga tetap gak nyadar ? 
Zuckal :aku itu salah apa sih sama kalian sampai-sampai kalian menjauhi ku ? 
Neila: tetap kurang jelas juga ? ( membentak zuckal ) 
Rickoe : basic bdoh ! ! ! 
Zuckal : serta anda nency kenapa tiba-tiba anda menjauhi ku ? 
Nency : karena… ? ? ? ? 
Zuckal : kenapa nency jawab pertanyaa ku ! ! ! ! 
Neila: telah sana pergi ! ! ! 
Zuckal : neilasaya ini bicara dengan nency bukan hanya dengan anda ! 
Nency :hmmm…. Anda bertanya saja pada mereka ! ! ! 
Zuckal : nency ku mohon jawab pertanyaan saya ! 
Rickoe : apa belum jelas apa yang telah saya omongi tadi ? 
Zuckal : apakah seluruh itu benar nency ? 
Nency : telah cepat anda pergi ! ( membentak serta mendorong zuckal sampai terjtuh ) 
Zuckal : baiklah bila itu yang kalian akan saya dapat pergi !
Pada waktu itu nency amat menyesal atas seluruh perbuatn yang ia kerjakan pada zuckal. Pada waktu itu zuckal ketempat yang amat sepi dari orang-orang dia merenungkan suatu hal perihal yakni kenapa teman-temannya menjauhinya. 
Zuckal : kenapa teman-teman menjauhi saya ? Sesungguhnya salah saya itu apa ? Apa dikarenakan saya miskin, buruk ? Saya betul-betul tidak tau apa yang mengakibatkan mereka seluruh menjauhi ku ! ! Apa lagi dengan nency tiba-tiba tanpa ada karena dia menjauhi ku… bermakna saat ini saya mesti bergaul dengan orang yang selevel dengan ku, bukan hanya berbarengan nency, gisela, serta rickoe mereka seluruh kan orang kaya tidak sepeti saya, yang bisanya menyusahkan orang lain saja. 
Pada waktu pulang sekolah nency berbarengan keluargannya pergi bersenang-senang ke mall membeli-membeli belanjaan amat sangat banyak menggunakan duit sangat banyak, sesungguhnya nency tidak senang lakukan perihal ini dikarenakan dipaksa oleh orang tuanya. 
Nency : mama kita pulan saja yuk kita telah berbelanja barang-barang sangat banyak nih 
Mama : iya juga sih kam tdak akan beli apa-apa lagi nih ? 
Papa : iya nency anda tidak mau beli apa-apa lagi ? 
Nency : telah pah, saya tidak mau beli apa-apa lagi ! 
Papa : ya telah ayo kita pulang ! ! ! 
Pada waktu sampai di rumah, nency lalu beristirahat pada waktu itu mamanya serta pembantunya tengah tidak masak untuk makan malam, selanjutnya nency pergi keluar rumah untuk beli makanan sendirian serta pada waktu itu nency bersua dengan zuckal yang tengah jalan sendirian membawa buku, serta tidak sengaja mereka bertabrakan. 
Brukkk ! ! ! ! ! ! 
Nency : aduh, bagaimana sih anda semestinya bila jalur tuh janganlah meleng dong bagaimana sih ! ! ! 
Zuckal : aduh maaf ya saya tidak sengaja ! ( membereskan bukunya yang jatuh ) 
Nency : iya tidak apa-apa kok ! 
Zuckal : eh nency anda akan kemana ? 
Nency : saya pingin beli makanan, anda akan kemana ? 
Zuckal : saya tadi habis mambawakan makanan untuk orang tia ku yang tengah berjualan, sembari membantu-membantu di sana ! 
Nency : namun megapa anda membawa buku ? 
Zuckal : oh iya tadi saya sembari membaca buku ! 
Nency : wah anda rajin sekali ya ! 
Zuckal : tidak ah biasa sja ! 
Nency : oh ya suda saya akan beli makanan dulu ya ! 
Zuckal : oh yasudah hati-hati ya ! 
Esok harinya sepulsang sekolah nency mendapakan berita jelek dari orang tuanya yakni, nyatanya perusahan yang dimiliki oleh papanya bangkrut nency serta keluarganya amat sedih, sampai-sampai rumah yang ia menempati bersam keluargaya lalu juga disegel oleh bank, mereka tidak tau mesti kemana lagi, merekapun selanjutnya mengontrak disebuah rumah kecil, mamanya amat tidak dapat terima ini seluruh. 
Mama : saya tidak menganggap dapat berlangsung perihal layaknya ini, seluruh perhiasan mama koleks-koleksi mama yang mama beli di luar negeripun juga diambil oleh bank. 
Papa : sabar mah. Ini cobaan yang berat untuk kita ! 
Nency : cobalah saja dulu kita menabung pada waktu ini kan dapat terpakai, maksud saya itu ini, lantas pada waktu krisis layaknya ini dapat terpakai ! 
Mama : iya mama amat menyesal sekali, namun saat ini kita pingin tinggal dim 
Ana ? ? 
Papa : telah kita mencari saja kontrakan yang murah… 
Mama : memangnya paah punya simpanan duit ? 
Papa : alhamdulillah ayah tetap punya simpanan duit ! 
Sesudah mereka mencari-mencari kontrakan selanjutnya mereka mendapatkan kontrakan yang kecil serta murah. Pada esok harinya nencypun sekolah. Sesampainya di sekolah nyatanya teman-teman nency telah tau bahwa keluarganya nency jatuh miskin, serta mereka mengejek-ngejek nency. 
Neila: eh…. Lihat… nyatanya seorang anak orang kaya, saat ini telah jatuh miskin… hahahaha 
Rickoe : huu… tentu orangtuanya mendadak bangkrut, dikarenakan memiliki banyak hutang ! 
Zuckal : eh… kalian janganlah demikian dong… kalian itu bukan hanya sahabat yang baik, waktu nency sulit semestinya kalian menghibur bukan hanya jadi mengejek ! 
Neila: apa ? ? Bersahabat dengan dia gak salah denger, kapan kita bersahabat dengan dia kayanya gak dulu tuh… ! 
Nency : gisela… anda janganlah kaya gitu dong ! Kitakan dulu bersahabat 
Rickoe : saya hanya bersahabat dengan nency yang kaya raya, bukan hanya nency yang anak miskin ! 
Zuckal : telah zuckal kita pergi saja tak ada gunanya ngomong sama anak kaya raya yang sombong. 
Lantas zuckal serta nency lalu pergi ke kantin… 
Nency : zuckal anda mengapa membela saya ? Padahalkan dulu keluarga ku dulu mencela kmu ? 
Zuckall : saya tidak dulu memikirkan apa yang dulu ayah serta ibu anda katakan pada ku serta lagi juga saya tau sesungguhnya anda dipaksa oleh orangtua mu untuk menjauhi saya !
Nency : kau memanglah sahabat ku yang baik !
Waktu pulang sekolah serta sesampainya di rumah… !
Nency : assalamualaikum ! 
Mama : walaikumsalam ! 
Nency : papa kemana mah ? 
Mama : papa pergi melacak pekerjaan, telah anda makan sana ! 
Nency : iya mah… 
Mama : sayang anda tau gak tadi malam mama tidur digigit nyamuk… anda bagaimana tentu anda juga terganggu kan ? 
Nency : iya sih mah namun akan bagaimana lagi, ini cobaan untuk kita tadi di sekolah di ejek-ejek orang miskin ! 
Mama : apa ? Siapa yang mengejek anda orang misin ? Kurang ajar !
Nency : biarlah sajalah mah…. Kitakan dulu juga berbentuk seperi itu pada orang yang kurang dapat ! 
Mama : sudahlah biarkan layaknya itu yang lantas biarkan berlalu nasi sudah jadi bubur ! 
Nency : ya telah mah saya telah capek akan tidur dulu !
Saat malam hari papanya lalu datang, lantas mamanya lalu menceritakan perihal yang sudah dihadapi nency di sekolah. 
Mama : pah, tadi di sekolah nency diejek oleh teman-temannya oaring miskin ! 
Papa :mama ini seluruh salah kita, semestinya pada sat kita kaya dulu kita rajin menabung bukan hanya menghambur-hamburkan duit, jadinya seperi ini deh kita susa serta tidak memiliki duit !
Mama : iya pah mama juga menyesal atas tingkah laku mama yang kerap menghambur-hamburkan duit, ibu juga menyesal sudah menghina orang miskin. 
Papa : ya telah lah mah.. ! Kita menitip salam keinginan maaf saja pada nency untuk zuckal !
Mama : oh iya benar juga pah ! 
Papa : mah maaf ya hari ini papa belum mendaptkan pekerjaan !
Mama : tidak apa-apa kok pah ! Kita mesti berupaya lagi ! 
Papa : telah larut malam, ayo kita tidur mah ! ! ! 
Pada esok pagi harinya papa dam amah nency menitip keinginan maaf untuk zuckal pada nency. 
Mama : nency, mama akan menitip permintan maaf kepda zuckal ! ( di depan pintu ) 
Papa : nency, papa juga ya.. ! 
Nency : iya kelak dapat kusampaikan kepda zuckal, saya suka sekali mama serta papa akan minta maaf pada zuckal, mah pah saya berangkat dulu ya… ! 
Mama : iya hati-hati ya nk ! 
Pada waktu sampai di sekolahan, nencypun mengemukakan pada ikla atas keinginan maaf dari papa serta mamanya. 
Nency : zuckal ! Saya pingin mengemukakan keinginan maaf mama serta papa ku atas kekeliruan yang sudah bikin hati mu terluka ! 
Zuckal : tidak apa-apa kok nency. Saya telah memaafkannya, syukurlah mereka sadar. 
Nency : terimakasih ya, kmu memanglah sahabat terbaik ku ! 
Sesudah bel pulang sekolah berbunyi, zuckal lalu pulang, ia melalui rumah rickoe yang nyatanya kebakaran, ia lalu memberitahukan pada nency serta neilaatas musibah itu. 
Zuckal : astagfirullah rumah rickoe kebakaran… saya mesti memberitahukan pada neila! 
Saat menuju rumah gisela, ia bersua dengan nency. 
Nency : ada apa kal ? Anda kelihatannya tergesa-gesa sekali !
Zuckal : ru…ru…ru.. Rumah rickoe kebakaran ! 
Nency : yang benar anda ? ? 
Zuckal : benar saya tidak bohong ! 
Nency : ayo kita beri tau neila! 
Saat sampai di rumah gisela. 
Zuckal : assalamualaikum !  Neila!
Nency : neila! 
Neila: ada apa sih nency anak miskin di bawa kerumah ku ? 
Nency : janganlah demikian gisela, anda hargai rekan mu dong !
Zuckal : anda janganlah salah memahami dong kita berdua ke sini ke rumah anda tuh pingin beri tau doing, bahwa rumah rickoe kebakaran. 
Neila: apa ? Kebakaran ? 
Zuckal : iya benar cepat kita ke rumah rickoe ! ( lari keluar panggung ) 
Mereka bertiga menuju rumah rickoe. Sampai di rumah rickoe. 
Rickoe : ngapain kalian ke sini ? Kalian akan menghina ku ya, dikarenakan rumah ku kebakaran serta jadi orang miskin ? 
Zuckal : tidak kok, kami cuma pingin lihat situasi mu saja, anda baik-baik sajakan ? 
Rickoe : tidak janganlah mendekat, kalian senangkan lihat saya layaknya ini ? 
Neila: anda sabar ya, barangkali ini cobaan buat kamu !
Rickoe : anda dapat bicara layaknya itu ? Anda tidak rasakan apa yang kurasa saat ini ini ! 
Zuckal : sudahlah rickoe, barangkali ini cobaan buat kamu yng tabah ya ! 
Rickoe : terimakasih ya atas suportnya saya minta maaf ya sepanjang ini saya kerap berbuat jahat pada kalian berdua, saya kerap menghina. 
Neila: iya kal, saya juga mintaa maff ya saya telah mempermalukan mu. 
Zuckal : sudahlah saya telah memaafkan kalian kok, lupakan yang tempo hari, kita buka lembaran baru. 
Nency : nah gitu dong, cobalah saja dari dulu seperti gini tentu asyik, tidak ada yang saling megejek. 
Neila: saat ini keta berteman ya… !
Zuckal : tentu!

Demikian contoh naskah drama untuk dimainkan oleh 6 orang pemeran. Semoga contoh naskah dram diatas bermanfaat buat sahabat pembaca.

Silakan ubahsuai sesuai dengan keperluan Anda. Karena teksnya terlalu panjang, pastikan Anda mempernaiki penempatan kata yang kurang pas.

Related posts:

No response yet for "Contoh Naskah Drama 6 Orang"

Post a Comment