Contoh Karangan Deskripsi

Contoh karangan deskripsi - exnim.com
Contoh karangan deskripsi - Karangan deskripsi secara definisi adalah sebuah bentuk tulisan atau karangan yang mampu menggambarkan atau memaparkan suatu objek, lokasi, keadaan atau benda dengan menggunakan kata-kata. Secara logika, biasanya apa yang dapat kita gambarkan dalam sebuah karangan tidak lain adalah hasil pengamatan panca indra kita.

Bagi Anda yang sedang membutuhkan contoh karangan deskripsi, berikut contoh karangan deskripsi.


Contoh karangan deskripsi #1

Apotik 

Sore itu aku tengah duduk enjoy di sofa empuk disebuah apotik milikku yang baru saja di buka. Apotik ini tidak lain adalah impianku sejak aku kuliah di farmasi dulu. Saat ini aku menatap senang pada usahaku sepanjang ini. aku dapat membangun sebuah apotik di kota tempat dimana aku dilahirkan.

Apotik ini sangat luas, sebagian rak besar area obat-obatan berjejer rapi dengan kemasan-kemasan obat warna-warni yang dikelompokkan sesuai dengan farmakologinya serta disusun secara alfabetis. Pandangan aku tertuju pada rak buku di sudut ruangan yang diisi dengan buku-buku yang amat tebal. Ku ambillah satu buku yang disampulnya tertuliskan informasi spesialis obat atau yang biasa dimaksud kelompok umur farmasi dengan buku ISO.

Sesudah ku pandangi, aku tersenyum serta mengembalikannya ke tempat awal mulanya. Buku ini tidak lain adalah buku pertama yang kubeli waktu aku masih kuliah dulu. Aku terus memandangi apotik ini, sebuah televisi berukuran 14 inci serta seebuah perangkat computer di meja kasir. Hembusan angin dari AC cukup membuat udara menjadi sebegitu sejuk dibulan Mei yang amat panas ini.

Contoh karangan deskripsi #2

Ruang kelas Tari 

Tari membuka pintu kelasnya dengan perlahan-lahan. Dilihatnya sebuah jendela kecil yang terbuka. dibawah jendela, nampak sebuah meja guru yang memakai tapalak putih. Diatas taplak putih itu ada sebuah vas bunga yang terbuat dari kayu. Vas bunga tersebut bergambar sebagian kuntum bunga matahari layaknya bunga yang ada didalamnya. Disebelahnya tergeletak sebuah agenda kelas dalam keadaan terbuka serta kalender duduk.
Tari lantas memasuki ruang kelasnya dengan langkah yang cukup lambat. Tari memalingkan pandangan ke arah kanan. Terlihat satu buah papan tulis yang bersih dan tanpa ada coretan apapun. Disebelah kiri papan tulis yang masih bersih tersebut, terpasang sebuah tempat untuk peletakann spidol berwarna merah tua, cocok dengan dinding yang bercatut kecoklatan tua. Kemudian disebelah kanan papan tulis itu terpasang satu papan madding yang penuh dengan karya tulis siswa-siswi.
Tari memutar pandanganya ke belakang kelas. Ada sebuah pribahasa berbahasa Inggris yang berwarna kuning bertuliskan ‘Learning make perpect’ dibawahnya terpasang sebuah system periodik unsur-unsur di kiri kananya juga terpasng sebuah denah duduk serta daftar grup belajar.
Disamping itu, dipandangnya dinding kiri kelas. Disana terpasang susunan organigram serta  daftar regu kerja dari kertas karton yang berwarna ungu. Susunan organigram serta daftar regu kerja tersebut ditutupi oleh plastik.
 
Tari berpaling kedinding kanan. Disana terdapat daftar pelajaran berwarna putih. Daftar pelajaran itu disusun tidak berurutan, hurf-hurufnya juga dari guntingan majalah. Walau terlihat tidak rapi, akan tetapi ia terlihat cukup bagus serta menarik.
Tari menyusuri jejeran bangku kosong didepanya. Tidak perlu dihitung lagi dikarenakan  ada 40 meja serta 80 kursi. Tari duduk manis disana.

Baca artikel pendidikan lainnya :


Related posts: