Tips Memilih Domain Untuk Optimasi Blog

Tips Memilih Domain Untuk Optimasi Blog
Sebagian blogger yang berniat serius menekuni bidang blogging lebih memilih untuk menggunakan Top Domain Level (TDL) daripada menggunakan sub domain, seperti blogspot.com, wordpress.com, blogdetik.com, dsb. Atas sejumlah alasan mendasar, sebagian blogger lebih suka menggunakan domain dengan status Top Level.

Jika tujuan dari blogging hanya sekedar ingin menulis online, mungkin menggunakan sub domain tidak menjadi suatu permasalahan. Namun, bagi para blogger yang ingin mengunakan blog sebagai media untuk membangun bisnis online, penggunaan nama domain dengan status TDL memang cukup memberi dampak bagi blog-blog mereka, baik TDL dengan ekstensi .com, .net, .info, .org maupun TDL dengan ekstensi lainnya.

Dari hasil pengamatan saya selama beberapa tahun ini, menggunakan nama domain TDL memang bukan hanya untuk memunculkan kesan profesionalisme semata. Penggunaan TDL juga dapat membantu kita untuk mengoptimasi situs dengan  lebih mudah. Pengalaman saya dengan Anda mungkin berbeda, tetapi dari sejumlah analisa yang saya lakukan ternyata trafik blog yang menggunakan top domain level cendrung lebih mudah untuk mendatangkan banyak pengunjung dibandingkan dengan blog yang menggunakan sub domain. Namun, hal ini bukan berarti blog yang menggunakan sub domain tidak bisa mendapatkan visitor banyak.

Pertimbangan dalam memilih nama domain (TDL) dirasa cukup perlu. Setiap TDL dengan ekstensi masing-masing saling memiliki kekurangan dan kelebihan. Dan sesuai dengan data analisa yang saya dapat selama ini, berikut beberapa tips untuk memilih nama domain TDL yang diharapkan bisa memberikan bahan wawasan kepada Anda.

Sesuaikan dengan target pengunjung blog Anda
Jika blog Anda ditargetkan untuk pengunjung dari berbagai negara, mungkin pilihan terbaik untuk Anda adalah TDL .com, .net, .info, .org, dsb. Nama domain ID seperti .web.id, .or.id sepertinya kurang sesuai untuk optimasi blog, karena ekstensi .id sejatinya adalah untuk target audience lokal. Domain dengan ekstensi .id juga bisa memperoleh trafik dari IP luar negeri, namun tidak maksimal.

Pilihlah penyedia nama domain yang sudah terpercaya
Meskipun ada banyak sekali perusahaan penyedia nama domain yang bisa Anda pilih, sebaiknya Anda mempertimbangkan faktor kualitas layanan yang diberikan oleh perusahaan penyedia nama domain tersebut. Agar tidak perlu mengambil resiko, belilah nama domain dari perusahaan penyedia domain yang terpercaya dan sudah memiliki banyak pengguna.

Tempatkan keyword pada nama domain
Ini sebenarnya bersifat opsional. Jika keyword dari niche yang Anda gunakan masih tersedia, tidak ada salahnya Anda untuk menempatkan kata kunci pada nama domain yang akan Anda pilih. Dalam teori SEO, penempatan kata kunci pada nama domain memang memberikan dampak pada perolehan trafik, dengan catatan artikel Anda berkualitas.

Batasi karakter pada nama domain
Jangan menggunakan nama domain yang terlalu panjang. Selain sulit untuk diingat, ia juga terkesan seperti kurang profesional dihadapan pengunjung. Usahakan jumlah huruf pada nama domain Anda tidak lebih dari 9 huruf. Selain itu, jika memungkinkan sebaiknya tidak perlu menggunakan karakter strip (-) pada nama domain Anda.

Demikian tips untuk memilih nama domain, semoga berguna buat Anda. Sebagai tambahan, ketika Anda berencana untuk membeli nama domain, jangan menjadikan harga sebagai faktor tunggal pertimbangan Anda. Lebih baik sedikit mahal, namun kualitas layanan dari perusahaan penyedia nama domain tersebut memuaskan.

Related posts: