5 Cara Optimasi Blog Yang Salah

5 Cara Optimasi Blog Yang Salah
Blog memang harus dioptimasi agar bisa bersaing dengan blog-blog lain. Namun, salah dalam mengoptimasi justru akan mengubut blog tersebut. Optimasi blog harus dilakukan secara prosedural dengan menggunakan kaedah optimasi yang legal serta aman.

Banyaknya metode optimasi yang bisa diterapkan oleh seorang blogger terkadang justru membuat blogger pemula salah dalam memilih metode optimasi. Metode optimasi yang tepat adalah suatu metode yang natural dan tidak berlebihan.

Rekomendasi:
Trik blog agar banyak pengunjung 
Cara mengatasi visitor blog sedikit setelah optimasi 
Tips mengembangkan blog dan menghindari kesalahan dalam optimasi

Berikut ini adalah beberapa cara optimasi blog yang salah yang sering dilakukan oleh kalangan blogger pemula berdasarkan pengalaman pribadi dan dari pemantauan saya saat blogwalking ke beberapa blog sahabat blogger Nusantara.

1. Memposting artikel tidak berkualitas
Sebagian blogger lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas. Ini adalah sebuah pilihan yang salah. Kualitas itu jauh lebih prioritas katimbang kuantitas. Meskipun artikel di blog Anda berjumlah ratusan, bisa jadi blog Anda akan kalah bersaing dengan blog lainnya yang hanya berisi tidak lebih dari 30 buah artikel.

Google sangat mementingkan kualitas, maka Anda harus menghindari memposting artikel dibawah pedoman webmaster. Artikel berkualitas dicirikan dengan tingkat kepadatan artikel tersebut. Lazimnya artikel itu dianggap berkualitas apabila ia memuat minimal 400 kata.

2. Memposting artikel diluar niche 
Karena terbawa dengan konten trending, sebagian dari para sahabat blogger lantas mengabaikan niche blog mereka, alhasil mereka memposting sekian banyak artikel yang keluar dari niche blog. Jika hal ini terjadi, maka kuantitas SEO blog Anda akan melemah, karena rendahnya relevansi niche dengan konten.

3. Memuat kata kunci berlebihan
Jika Anda beranggapan bahwa memperbanyak keywords adalah sebuah teknik optimasi yang efektif, maka anggapan tersebut salah. Keyword berlebihan atau yang sering disebut dengan keywords stuffing tidak pernah memberikan nilai optimasi bagi blog, justru ia akan membuat blog Anda dianggap sebagai blog spam.

4. Membangun backlink tidak beraturan
Tidak diragukan lagi bahwa setiap blog memang membutuhkan peran backlink untuk bisa bersaing di SERP. Namun, link building tetap harus dilakukan dengan cara-cara yang tepat. Link building yang tepat adalah link building yang dilakukan secara natural dan relavan. Anda bisa saja berkomentar kesana-kemari guna mendapatkan baklink, akan tetapi dalam membangun backlink yang harus ditekankan adalah relavansi dari link itu sendiri.

5. Sering mengganti meta deskripsi & keyword
Mengganti meta deskripsi & keywords secara tidak beraturan akan mengurangi kualitas SEO blog Anda. Hindari sering mengganti meta deskripsi & keyword terlalu keseringan, karena ia akan melemahkan kuantitas SEO pada blog Anda. Pilihlah meta deskripsi & keyword yang benar-benar akan mewakili seluruh konten pada blog Anda sebelum memutuskan untuk memasukkan meta deskripsi & meta keywords.

Demikian, semoga bermanfaat. Dalam proses optimasi blog kita harus peka terhadap banyak hal. Terkadang kita sering menyepelehkan hal-hal yang sebenarnya sangat riskan sehingga optimasi yang sudah memakan banyak waktu tidak memberikan hasil yang maksimal sebagaimana yang diharapkan.

Related posts:

No response yet for "5 Cara Optimasi Blog Yang Salah"

Post a Comment