Mengenal Lebih Jauh “Jibo”

Img: SarahGFisherPhotograpy
Jibo adalah robot desktop yang tidak memiliki kaki dan tangan, memiliki tinggi sekitar 28 sentimeter, layar berukuran 5,7 inci dengan berat kurang dari 3 kilogram. Memiliki bentuk bulat dan bagian tengah tubuhnya sedikit berbentuk kerucut. Sekilas nampak seperti jam digital atau lampu hias yang diletakkan di meja, atau robot Eve dalam film Wall-E.

Jibo dibuat oleh Dr. Cynthia Breazeal dari Massachusetts Institute of Technology Cynthia Breazel. Robot ini merupakan robot keluarga pertama yang memiliki fungsi hampir sama dengan manusia. Ya, robot ini dapat diajak berbicara, memberi tahu jadwal yang ada, bisa mendengar, bisa melihat, bisa menyampaikan sms kepada anda, bisa mendongeng lengkap dengan animasi, ekspresi, pergerakan dan suara.

Jibo juga dilengkapi dengan algoritma artificial intelligence yang artinya robot ini bisa belajar dan beradaptasi dengan lingkungan keluarga. Fitur Hi-Res pada kamera memungkinkan Jibo mengenali dan melacak wajah, dapat mengambil  foto, bahkan dapat membaca gerakan, ucapan dan deteksi senyum pada saat seseorang akan berpose untuk foto. Mekanisme pergerakan robot jibo sebesar 360 derajat, yang artinya Jibo  bisa menoleh ke segala arah secara bebas.

Jibo hingga saat ini masih terus dalam proses pengembangan namun hanya bisa dipesan bagi para developer. Harga yang ditawarkan adalah $599USD atau sekitar 6 jutaan. Tersedia pula Jibo dengan edisi rumah atau Home Edition yang dihargai sebesar $499USD atau sekitar 5 jutaan.

Jibo dioperasikan dengan menggunakan AC charging pad yang berkapasitas 110/220V, dimana hanya bertahan selama 30 menit dan harus terhubung dengan wifi. Jika anda ingin membelinya untuk meramaikan suasana rumah, maka anda harus menabung dari sekarang.

Related posts:

No response yet for "Mengenal Lebih Jauh “Jibo”"

Post a Comment