Tentang Monumen Bersejarah “Jembatan Merah” di Surabaya

Monumen Bersejarah “Jembatan Merah” di Surabaya
Salah satu monumen bersejarah di Surabaya, Jawa Timur adalah Jembatan Merah. Tepatnya Jembatan Merah berada di Surabaya Utara.  Konon pemberian nama Jembatan Merah dikarenakan banyaknya pertumpahan darah arek-arek suraboyo melawan Belanda. Merah yang berasal dari darah sehingga jembatan itu dinamakan Jembatan Merah.

Pada jaman Vereenigde Oostindische Compagnie (Perserikatan Perusahaan Hindia Timur atau Perusahaan Hindia Timur Belanda)atau yang biasa disebut dengan VOC, memiliki peranan yang penting  sebagai penghubung  jalur Kalimas menuju Gedung Karesidenan Surabaya. Perniagaan di kawasan Jembatan Merah mulai berkembang karena adanya Perjanjian Paku Buwono II (raja Mataram) dengan VOC pada 11 November 1743. Isi dari perjanjian itu bahwa sebagian daerah pantai utara, termasuk Surabaya, diserahkan penguasaannya kepada VOC sehingga Surabaya berada dalam kekuasaan Belanda.

Sejak dalam penguasaan Belanda sepenuhnya , Jembatan Merah digunakan Belanda sebagai pusat perdagangan yang hingga kini terus berlangsung. Pertumbuhan ekonomi disekitar kawasan Jembatan Merah cukup pesat hingga sekarang, terbukti dengan dibangunnya Jembatan Merah Plasa, Hotel dan kawasan pecinan (kembang Jepun). Pada tahun 2003, pemerintah Surabaya menjadikan kawasan pecinan sebagai pusat makananan di Surabaya atau terkenal dengan sebutan Kya-Kya. Didaerah ini banyak wisatawan berkunjung untuk mencoba berbagai makanan khas Surabaya.

Pada tahun sekitar 1890-an, terjadi perubahan fisik pada Jembatan Merah. Semula pagar kayu yang berfungsi sebagai pembatas dengan sungai diubah dengan material besi yang hingga kini bercat merah. Kini Jembatan Merah berfungsi untuk menghubungkan Jalan Rajawali dan Jalan Kembang Jepun di sisi utara Surabaya.

Jembatan Merah menjadi saksi hidup perjuangan arek-arek Suroboyo yang gagah berani melawan tentara-tentara kolonialisme Belanda. Merupakan tempat bersejarah di Surabaya

Related posts:

No response yet for "Tentang Monumen Bersejarah “Jembatan Merah” di Surabaya"

Post a Comment