Kumpulan Cerita Misteri 'Yang Nyusul di Tempat Tidur'

Pengantar Buku Kumpulan Cerita Misteri “Yang Nyusul di Tempat Tidur” karya Sutardi MS Dihardjo, yang akan diterbitkan Penerbit Galangpres Yogyakarta:

PENGANTAR PENULIS


Cerita-cerita dalam buku ini berasal dari pengalaman nyata yang diceritakan sendiri oleh orang yang telah mengalaminya, atau pernah disaksikan atau pernah didengar dari pelakunya oleh orang yang saya jadikan narasumber. Sebagian dari cerita ini ada yang sudah hidup dalam ingatan saya lebih dari empat puluh tahun, ada yang sudah beberapa tahun, tetapi ada juga yang baru beberapa hari nyangkut dan menggeliat-geliat dalam pikiran saya. Mereka semua berbaur dengan angan-angan dan fantasi saya, sehingga menciptakan teror dalam angan-angan saya.

Sebetulnya masih ada lebih banyak cerita misteri yang telah diceritakan kepada saya, dan lebih banyak lagi yang belum sempat diceritakan kepada saya, karena terpaksa saya stop dulu. Mereka semua minta dituliskan. Mereka semua minta diceritakan kembali dalam bentuk yang lebih utuh, tidak sepotong-sepotong seperti ujud mereka yang sering nampak hancur dan tidak utuh. Tetapi delapan belas cerita inilah yang lebih dahulu menggedor ingatan saya, menteror siang malam, berkelebat-kelebat memperlihatkan sosoknya yang lebih utuh, dan memperlihatkan sisi-sisi pengalamannya yang lebih unik, sehingga merekalah  yang terlebih dahulu mendapat giliran untuk dituliskan.

Kedelapan belas cerita ini sebelum hadir untuk menteror angan-angan pembaca, terlebih dahulu sudah menteror saya siang dan malam. Terlebih pada malam hari, ketika malam yang menyimpan misteri telah mencengkeramkan kuku-kukunya yang tajam ke setiap sudut bumi, ke setiap sudut hati ketika sendiri; dan gelap bergentayangan di luar sana, atau di dalam kamar ketika lampu telah dipadamkan. Maka angan-angan dan fantasi tentang munculnya sosok hantu, sosok roh halus yang menyeramkan, yang bergentayangan, yang sewaktu-waktu bisa muncul sebagai penampakan di manapun juga, telah menjadi teror kepada diri saya yang  jirih/penakut. 

Kata orang, bagi orang yang merasa jijik atau gila (dalam pengertian Bahasa Jawa) terhadap sesuatu yang menjijikkan, misalnya ulat bulu atau cacing atau kecoak dan sebangsanya, ditemani berapa orang pun ia akan tetap jijik atau gila. Tetapi terhadap sesuatu yang menakutkan, misalnya hantu atau atasan yang galak, hanya dengan ditemani satu orang saja, meskipun hanya anak kecil, ia akan menjadi lebih berani, setidak-tidaknya berkurang rasa takutnya.

Oleh karena itu, cerita-cerita misteri ini ingin dituliskan, agar bisa bergentayangan ke angan-angan dan fantasi orang-orang lain yang lebih banyak, agar mereka bisa berbagi. Tidak hanya untuk menyebarkan teror dan menakut-nakuti, tetapi untuk diberi makna yang lebih dalam, sehingga mendatangkan kearifan dan kebijaksanaan. 

Selanjutnya pada kesempatan ini perkenankan penulis menghaturkan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang telah berjasa hingga buku Cerita Misteri ini dapat terbit dan sampai di tangan pembaca. Pertama-tama ucapan terima kasih saya sampaikan kepada para narasumber yang telah bersedia berbagi cerita dan pengalaman, berbagi teror dan ketakutan, sehingga cerita-cerita dalam buku ini dapat saya tulis. Kepada Pak Suraji di Dompol Kemalang, Pak Bambang Santoso di Kamar Bola, Bu Eny Mulyati di Buntalan, Pak Bambang Martanto di Glodogan, Pak Ratno di Jungkare Karanganom, Pak Warsidi di Gumulan, Mas Galih di Semarang, Pak Suraji HW di Gayamprit, Pak Ridwan di Belangwetan; terima kasih atas ide-ide ceritanya. 

Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Redaksi Majalah Bahasa Jawa Djaka Lodang Jogjakarta dan Redaksi Majalah Bahasa Jawa Panjebar Semangat Surabaya yang telah terlebih dahulu memuat sebagian tulisan-tulisan saya ini dalam Bahasa Jawa pada rubrik Jagading Lelembut dan Alaming Lelembut. Terima kasih juga saya sampaikan kepada Mbak Ratih Tyas Putri serta segenap Tim Redaksi dan karyawan Penerbit Galangpress Yogyakarta, yang telah bersedia menelpon saya meminta untuk menulis cerita-cerita misteri dan kemudian menerbitkannya dalam bentuk buku. Demikian pula kepada bagian pemasaran, para agen, toko-toko buku dan bagian promosi, sehingga buku ini dapat sampai ke tangan pembaca. 

Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Almarhum Bp. Hamdani, guru Bahasa Indonesia saya di SMP Negeri 2 Klaten, dan juga kepada Bp. Iskak, guru pustaka saya di SMA Negeri 1 Klaten, yang telah membimbing dan memberi perhatian kepada saya untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas saya dalam tulis menulis, khususnya karya fiksi. Semoga jasa dan kebaikan bapak berdua mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT Yang Maha Pemurah. 

Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada istri saya (Wahyuni), dan anak-anak saya (Arief Jaka Wicaksana dan Yuni Rahmawati Dewi) disertai  permintaan maaf, karena hari-hari libur yang biasanya digunakan untuk bercengkerama, terpaksa digunakan untuk ngebut menulis naskah buku ini, sehingga kalian merasa agak dicuekin. Semoga kehilangan sebagian waktu dapat diganti dengan waktu lain yang lebih berkualitas.

Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberi hidayah, bimbingan, petunjuk dan kekuatan lahir batin sehingga saya dapat menuliskan cerita-cerita misteri yang menunjukkan kebesaran kuasa-Nya dan keagungan Zat-Nya yang meliputi alam nyata maupun alam gaib yang tak kasat mata. Semoga apa yang telah saya tulis ini tidak menyebabkan kami jatuh dalam kemusyrikan, tetapi justru mempertebal keimanan dan ketakwaan kami kepada Allah, Tuhan Penguasa Alam Semesta. Amin.

Salam,


Related posts:

No response yet for "Kumpulan Cerita Misteri 'Yang Nyusul di Tempat Tidur' "

Post a Comment