Cerita Misteri: KAMIGILAN, Angkernya Kedung Blangah

PUSTAKA:
Mengenal Tetangga Kita di Jagading Lelembut

Mengenal Tetangga Kita di Jagading Lelembut

Penulis : Sutardi MS Dihardjo
Penerbit : mediakita, Jakarta
Cetakan : Pertama, 2013
Tebal : IX + 227 halaman
ISBN : 979-794-425-5

Seorang pembaca pernah minta agar Majalah Panjebar Semangat tidak lagi memuat rubrik Alaming Lelembut dengan alasan tertentu, tetapi redaksi majalah tersebut tidak dapat meluluskannya, karena pembaca yang menyukai dan selalu menanti-nanti cerita yang dimuat di rubrik tersebut lebih banyak. Bahkan Majalah Djaka Lodang menuliskan judul yang dimuat di rubrik Jagading Lelembut dengan huruf besar-besar, mengalahkan judul-judul lain yang juga ditulis pada cover majalah berbahasa jawa tersebut, dalam setiap penerbitannya.

Hal tersebut membuktikan bahwa cerita Alaming Lelembut di Majalah Panjebar Semangat dan cerita Jagading Lelembut di Majalah Djaka Lodang, mempunyai daya tarik yang kuat bagi para pembaca pelanggan kedua majalah tersebut. Dapat dikatakan, bagi pembaca awam rubrik yang menceritakan pengalaman mistis yang bersentuhan dengan alam gaib itu menjadi daya pikat tersendiri sehingga para pembaca tetap setia berlangganan majalah berbahasa jawa yang jumlahnya tidak seberapa itu.

Memang kisah mengenai penampakan makhluk halus dan interaksinya dengan manusia di dunia nyata, selalu menarik untuk dibicarakan. Sejak anak-anak kecil, remaja, sampai orang tua, kakek-kakek dan nenek-nenek mempercayai adanya hantu atau makhluk halus, meskipun lebih banyak dari mereka yang belum ”beruntung” melihat penampakannya. Tetapi justru karena itulah dunia mistis jadi lebih menarik. Karena di samping yang belum menyaksikan sendiri, ada juga orang yang pernah bersentuhan, melihat, bahkan dibuat ngeri ketakutan di alam yang tidak kasat mata ini. Sehingga mereka yang belum pernah melihatnya jadi penasaran, ingin tahu ceritanya, meskipun sebenarnya tidak ingin mengalaminya sendiri. Ngeri...!!!

Makhluk halus memperlihatkan diri atau bahkan berinteraksi dengan manusia tentu mempunyai maksud-maksud tertentu. Mereka itu mungkin ada yang sekedar iseng, menyapa, menunjukkan keberadaannya, ingin berkawan, tetapi ada juga yang berusaha menggoda, menyesatkan, bahkan berniat jahat, menjerumuskan dan mencelakai.

Buku ”Kamigilan, Angkernya Kedung Blangah” ini  berisi 15 cerita yang hampir semuanya pernah dimuat di Majalah Panjebar Semangat dan Majalah Djaka Lodang dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2013. Agar pembaca yang tidak dapat berbahasa Jawa dapat menikmatinya, cerita-cerita tersebut telah dialihbahasakan oleh penulisnya sendiri ke dalam Bahasa Indonesia.

Banyak ragam kisah yang disajikan dalam buku setebal 227 halaman ini. Ada anak yang bermain jethungan, disesatkan ke alam gaib, yang ketika diketemukan kembali ternyata berada di atas pucuk pohon bambu ori. Ada anak penyabit rumput yang tidak pernah puas pada apa yang ada di hadapannya, selalu tergoda untuk mendapatkan rumput yang lebih hijau, segar dan banyak di tempat lain, mengalami kamigilan (paranoid) setelah mencungkil dua ekor ular yang sedang kawin. Ada hantu roh janin keguguran, hasil hubungan gelap, mengganggu anak seusianya diajak bermain. Ada hantu pocong mencelakakan pengemudi mobil setelah pengemudi itu kencing di jalanan. Ada anak buah Ratu Kidul yang gentayangan mencari pengikut. Ada orang berjualan sate gagak di kedung sepi, pembelinya para Genderuwo. Ada pesugihan Buta Ijo yang kalah berkelahi melawan calon wadalnya. Ada Tuyul tertangkap, tetapi kemudian dilepaskan, setelah yang menangkap dibabat pedang kena rambutnya. Dan lain-lain.

Kita perlu membaca buku ini untuk mengetahui alam pikiran dunia metafisika orang Jawa. Cerita dalam buku ini juga merupakan salah satu kearifan lokal agar kita lebih berhati-hati dalam memperlakukan lingkungan alam di sekeliling kita. Karena ternyata di sekitar kita ada alam lain yang tidak kita ketahui, yang perlu kita hormati keberadaannya.

Pengarangnya berharap, buku ini tidak membuat pembaca jatuh dalam kemusyrikan, tetapi justru mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah, Tuhan Penguasa Alam Semesta (hal vii).

**** 

(Eny Mulyati, S.AP, Pokja 1 TP PKK Kecamatan Klaten Tengah)
Alamat: Dk. Sobrah Lor, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten.

Related posts:

No response yet for "Cerita Misteri: KAMIGILAN, Angkernya Kedung Blangah"

Post a Comment