Contoh Naskah Drama 7 Orang

Naskah drama yang disusun secara rapi dan bagus akan memudahkan para pemeran drama untuk menampilkan sebuah adegan yang bisa membuat para penonton merasa terkesima. Skenario teks drama hendaknya dibuat serapi mungkin agar hasil pementasan drama dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan sambutan yang meriah dari para penonton.

Naskah drama 7 orang akan menjadi bahasan kita pada kesempatan posting artikel contoh naskah drama kali ini. Sebelumnya Anda juga dapat membaca contoh naskah drama singkat, dan contoh naskah drama pendidikan. Dan berikut ini contoh naskah drama persahabatan yang diperankan oleh 7 orang pemain.

Tema : Persahabatan, Pendidikan, dan Kehidupan
Bahasa : Indonesia
Karakter : (Nitra, Nila, Vitri, Neli, Pak Darmono, Kespek., Fauziahan)

Pagi hari di sekolah didalam kelas ada 3 orang anak murid yang sedang berbincang-bincang. Anak-anak ini mempunyai geng yang bernama NitraNilaVitriNeli yang anggotanya ada 4 orang. Yaitu Nitra, Nila, Vitri, Neli. Maka dari itu mereka menamakan gengnya itu “NitraNilaVitriNeli”


Nitra : (Ceria) Pagi Sobat....!!
Nila & Vitri : Pagi Nitra...
Nitra : Ngomong-ngomong kayanya ada yang kurang deh !
Nila : Iya, yah...
Vitri : ya, iyalah ada yang kurang. Orang Neli belum datang.
Nitra : Oh... Iya Neli. Pantas saja sepi banget biasanyakan dia yang paling bawel ...!

Tiba-tiba Neli datang, dengan wajah termenung tanpa senyum. Sedikitpun Langsung duduk ditempat duduknya.

Nila : Tumben banget nona bawel baru datang ?
Vitri : Iya nih kesiangan ya ?
Neli : Iya... (sambil termenung)
Nitra : Kamu kenapa Li ? Gak biasanya kamu seperti ini ? biasanya kamu pagi-pagi udah buat kita bertiga ketawa.
Nila : Iya nih ! kamu sakit Li, kayanya kamu lesu banget.
Vitri : Tau nih ditanya aku aja jawabannya singkat banget.
Neli : Gak kok.... Teman aku gak kenapa-napa cuma lagi malas ngomong aja....
Nitra : Ya udah Li kalau memang kamu gak kenapa-napa kita Cuma takut auja kalau kamu lagi ada masalah atau kamu sedang sakit tapi gak mau cerita.
Neli : Ya... pokoknya aku gak kenapa-napa. Kalian gak usah takut.

(Bel masuk pun berbunyi)
Pak Darmono pun masuk ke dalam kelas karena pada hari ini jam mengajar Pak Darmono dikelas ini. Ia ini salah satu guru yang aneh di sekolah.

Pak Darmono : Pagi.... anak-anak ?
Anak-anak : (Menjawab Serentak) PAGI...
Pak Darmono : Baik pada hari ini kita akan melanjutkan materi yang minggu lalu Bapak berikan, sebelumnya kumpulkan tugas kalian !!
Anak-anak : IYA PAK
Neli : Pak buku tugas saya tertinggal dirumah !
Pak Darmono :  TERTINGGAL... ? kamu tidak membawa tugasnya, apa tidak membuatnya ?
Neli : Saya tidak membawanya pak. Sungguh, saya tidak berbohong.
Pak Darmono : Ya sudah kalau begitu kamu tidak dapat nilai seperti teman-teman kamu...!
Vitri : (berbisik-bisik) Li... kamu gak bawa tugasnya ? Gak biasanya kamu kaya gini.....
Neli : Iya Vitri aku lupa. Semalam aku tidur malam banget !!! Jadi aku lupa memasukan kedalam tasku.
Pak Darmono : Bapak akan berikan selembaran kertas yang isiunya materi-materi penting untuk kalian pelajari..

Pak Darmono membagikan kertas lembaran itu, anak-anak pun membacanya dan memahaminya. Lalu ia memeriksa tugas yang dikumpulkan tadi.
Tiba-tiba bapak Kespek. datang dan masuk kedalam kelas.

Kespek. : Permisi Pak Darmono... Saya minta waktu sebentar.
Pak Darmono : Silahkan bapak Kespek. !!! Memang jam mengajar saya juga sudah habis.
Kespek. : Anak-anak maaf bapak mengganggu kalian belajar. Sebentar, bapak kesini mau memanggil anak yang bernama Neli. Yang bernama Neli acungkan tangan.
Neli : (Mengancungkan Tangan) SAYA PAK !
Kespek. : Ikut keruang bapak sebentar ada y7ang bapak mau bicarakan !
Neli : Baik Pak.

Sesampainya diruang Bapak Kespek., Neli duduk tegang di handapan bapak Kespek..

Neli :  Ada apa ya pak sampaui saya di panggil keruang bapak ?
Kespek. : Begini, apa benar kamu sudah menunggak SPP 3 bulan ?
Neli : Iya pak memang saya belum membayar uang spp selama 3 bulan.
Kespek. : Kenapa ? kamu sampai menunggak 3 bulan apa sebenarnya kamu di kasih uangnya sama orang tua kamu cuma pakai ?
Neli : Tidak pak memang saya belum dikasih uangnnya sama orang tua saya karna orang tua saya belum punya uang.
Kespek. : Ya sudah, kalau begitu.... bapak sarankan kekamu secepatnya kamu lunasi karena sebentar lagi kamu akan UAN.
Neli : Baik pak. Secepatnya saya akan melunasinya.
Kespek. : Iya... Kembalilah kekelasmu!
Neli : Terima kasih pak. Permisi !

Akhirnya Neli kembali kekelas. Didalam kelas, Nitra, Nila, dan Vitri sedang asik mengobrol.

Nila : “Li, Bapak Kespek. ngomong apa sam kamu ? ada masalah ya ?

Neli terpaksa berbohong dengan sahabat-sahabatnya karena dia tidak mau sahabtanya jadi tahu masalah dia dan ikut kedalam masalahnya.

Neli : Gak kok ! Gak ada masalah apa-apa cumangobrol masalah perpisahan aja..... aku kan ketua panitia.
Nila : Oh... dikira kau kenapa ?
Nitra : “Teman, tar pulang sekolah antar aku ya ke toko buku ? Soalnya aku mau beli novel-novel terbaru sekalian kita shopping.
Nila,Vitri : IYAA !!
Nitra : Li kok kamu diam, apa kamu gak mau ikut ?
Neli : Iya Nitra kayanya aku gak ikut soalnyakan kamu tahu sendiri ayahku lagi sakit. Belum Sembuh, jadi aku harus membantu ibu menjaga ayah.
Nitra : Ya... sudah kalau begitu !
Bel Istirahat berbunyi
Nitra : Sudah istirahat, kita kekantin yuk.. Laper nih !!
Nila, Vitri : Yuk.... kita juga laper!
Neli : Teman, aku gak ikut ya soalnya aku gak laper dan lagi males kekantin. Kalian saja ya.... ?
Nitra, Nila, Vitri : Ya sudah kalau kamu gak mau ikut. Kita ke kantin dulu ya ?

Neli Terpaksa harus berbohong lagi padahal dia bukan tidak lapar tapi tidak mempunyai uang dan tiba-tiba tersirat di pikiran Neli untuk mengambil uang Nitra yang ada didalam tas. Uang itu akan digunakan Nitra untuk membeli Novel dan Shopping nanti sepulang sekolah.

Neli : Aku bingung nih harus membayar SPP tapi gak punya uang. Minta sama ibu kan ibu lagi gak punya habis untuk ayah kerumah sakit. Apa aku ambil saja uang Nitra yang katanya mau dibeluikan novel dan shopping pasti uangnya cukup ! Tapi kan dia sahabat aku sendiri. Maafin aku ya Nitra. Gak ada jalan lain ... Karena aku harus secepatnya melunasi uang SPP.

Tanpa Neli Sadari ada yang melihat kelakuannnya itu yaitu Fauziahan dia ank kelas itu juga. Fauziahan tidak sengaja mengintip Luili di pintu kelas.

Fauziahan : Apa yang dilakukan Neli itu kan tasnya Nitra kok dia mengambil uangnya ?

Fauziahan pun langsung kedalam kelas dan pura-pira tidak tahu. Bel Masuk kelas pun berbunyi . Nitra, Nila, dan Vitri masuk kedalam kelas.

Vitri : Sedang apa kamu Li ?
Neli : Aku lagi baca buku saja.
Nila : kamu istirahat Cuma dikelas aja ? gak bosen Li ?
Neli : Gak, aku kan sudah bilang aku males.
Nitra : Udah... kok jadi dipermasalahin sih.. ?!

Nitra belum menyadari kalau uangnnya hilang. Setelah dia membuka tasnya dan melihat dompetnya terbuka dia langsung kaget karena uangnya hilang.....

Nitra : Teman, uang aku hilang semua !
Nila, Vitri : HILANG ?!?
Vitri : Kamu lupa kali Nitra. Coba cari Lagi.
Nitra : Aku gak lupa tadi aku simpan disini uangnya. Kemana ya ?
Nila : Apa ada yang MENCURI uang kamu Nitra !!?
Nitra : Bisa jadi, kalau tidak ada yang mencuri gak mungkin uang aku hilang.
Vitri : Siapa yang mencuri ya kok tega banget sih !!?
Nitra : LI... ! Kok kamu diam saja sih ? Bantuan aku donk ! uang aku hilang nih !!
Neli : Bukan Aku Nitra yang mencuri !!
Nitra : Siapa yang bilang kamu yang mencuri. Aku kan Cuma minta dibantuin cari.
Vitri : Li.... kok kamu ngomong gitu ? bukannya aku nuduh kamu ya dari tadikan Cuma kamu yang ada dikelas ini sampai istirahat selesai.
Neli : Tapi bukan aku Vitri yang ngambil uang Nitra. Benar bukan. Aku kan sahabat Nitra dan Kalian.
Nila : (Jutek) Biarpun kamu sahabat kita mungkin ajakan. Ya udah biar kita gak salah nuduh kita periksa tas kamu, Cuma membuktikan saja.
Neli : Jangan kumohon JANGAN !! Bukan aku yang ambil

Tiba-tiba Fauziahan bicara dengan mereka.

Fauziahan : Hei... Sebelumnya aku minta maaf kalau aku ikut campur urusan kalian. Aku Cuma mau bilang tadi aku lihat Neli membuka tas kamu Nitra dan mengambil sesuatu sepertinya ya.... UANG.
Nitra : Kamu gak bohong kan Fauziahan ?
Fauziahan : Iya aku gak bohong aku lihat dengan mata kepalaku sendiri. Maafin aku Li, aku gak mau menutupi kejahatan. Jadi, aku ngomong apa yang aku lihat tadi.
Neli : Fauziahan.... aku sama sekali gak tau kalau tadi kamu melihat apa yang aku lakukan. Nitra, memang aku yang mengambil uang kamu. Fauziahan benar. Tapi aku terpaksa Nitra !!! Aku bukan bermaksud Jahat.
Nitra : Jadi... kamu Li yang ambil uang aku ! Ya ampun Li.... Aku gak nyangka banget !!! Kamu terpaksa kenapa ???
Neli : Aku terpaksa karna aku belum bayar uang SPP 3 bulan. Orang tua ku gak punya uang kan kamu tahu sendiri ayahku sedang sakit.
Nitra : Tapi kamu gak harus seperti ini Li....
Nila : Iya Li kenapa kamu gak jujur ada sama kita. Kalau kamu jujur kita pasti akan bantu kamu.
Vitri : Bener banget !!! Jadi kamu dari tadi pagi sudah berbohong kamu bilang kamu lagi males aja ternyata kamu ada masalah ?
Neli : Nitra, Nila, Neli aku menyesal udah gak jujur sama kalian. Aku seperti ini karna aku gak mau menyusahkan kalian terus. Aku minta maaf sama kalian. Terutama Nitra.
Nitra : Aku maafin kamu Li. Karena aku tahu kamu dalam keadaan terdesak melakukan semua ini.
Neli : Kamu memang sahabat aku yang paling baik Nitra, aku sangat menyesal sekali.
Nila : Bagaimanapun seseorang sahabat dia tetap menjadi seorang sahabat !
Vitri : Kamu salah La... diralat ya ? Bagaimanapun kesalahan seorang sahabat kita harus memaafkannya karena manusia pasti membuat kesalahan dan tidak selalu benar. Jadi kita harus tetqap jadi sahabat sejati
Neli : Makasih ya sahabat-sahabat ku kalian memang sahabat yang paling baik dan yang paling aku sayang . Makasih kalian sudah mau maafin aku dan masih mau jadi sahabat aku.
Nitra, Nila, Vitri : IYA DONK HARUS !!!
Nitra : ya udah Li Uangku untuk kamu saja karena aku tahu kamu sangat m embutuhkannnya daripada aku.
Neli : Benar Nitra ? Makasih sekali lagi aki ucapkan untuk kamu sampai kapan pun juga aku gak akan melupakan kebaikan kamu.
Nitra : Iya.... Li. Kamu makasih juga donk sama Fauziahan karena dia sudah buat kejujuran untuk kamu.
Neli : Fauziahan, terima kasih ya... ? Atas kejujuran kamu !
Fauziahan : Iya Li sama-sama.
Nitra : Ya sudah kalau seperti ini kan jadinya enak. NitraNilaVitriNeli tidak hancur. Nitra...
Nila : Nila.....
Vitri : Vitri.....
Neli : Neli.....
Nitra, Nila, Vitri, Neli : Yaaaaaaaaaaaaaa...

Demikian contoh naskah drama 7 orang tema persahabatan, semoga contoh naskah drama ini berguna buat Anda yang sedang membutuhkan contoh naskah drama.


Related posts:

2 Responses for "Contoh Naskah Drama 7 Orang"

  1. syukron yaa, saya izin memakai naskah ini untuk praktik mapel bhsa Indonesia :)

    ReplyDelete
  2. izin copas ya.. buat tugas makasihhhh :)

    ReplyDelete