Puisi Cinta 'Rindu dan Harapku'

Puisi cinta ditulis kala remaja

Rindu dan Harapku

Malam yang cerah
Bulan purnama bersinar di kota Klaten
Bulan purnama bersinar di Perumnas Tangerang
Adalah satu
Rasa rindu bersemayam dalam hati kita berdua
Menggetar-getar dalam kalbu
Menyinar kesan dan kenangan masa lalu
Menyinar harapan kita berdua
Masa depan yang gemilang

Pagi merekah
Matahari terbit dari kota Klaten
Matahari terbit dari Perumnas Tangerang
Adalah satu
Semangat yang terbit dari hati kita berdua
’tuk ngarungi lautan kehidupan
Berdua bergandeng tangan
Dalam bahtera rumah tangga yang bahagia

Klaten dan Tangerang
Adalah dua dan berjauhan dalam peta
Tapi adalah satu berhimpitan
Dalam peta hati kita
Dalam kenangan, perasaan dan harapan kita
Karena cinta menghapus jarak
Karena rindu adalah gelombang lautan
Tidak memisahkan tetapi
Menghubungkan pulau dengan pulau
Hatiku dan hatimu
Dalam satu helaan nafas
Seperti ombak memecah menghempas
Dalam satu desah kerinduan
Seperti hembus angin menggulung ombak
Oh kasih...oh kasih... oh kasih...
Begitu kudesahkan selalu
Bagai angin sepoi basah
Bertiup dari kenanganku
Bangkit mengitari harapanku
Mangalun jauh dalam hatiku

Kasihku dan aku
Dulu kita tak saling kenal
Tuhan Maha Mengatur
Dipertemukannya kita
Untuk saling mencinta
Meski  engkau masih di Tangerang
Dan aku ada di Klaten
Surat-suratku – surat-suratmu
Terus mengalir
Membawa rindu-rindu
Menyelami lekuk-liku hati kita
’tuk saling mengenal dan menyelami
Untuk bersama membangun pondasi
Sebelum akhirnya mendirikan mahligai
Rumah tangga yang kokoh
Tempat kita memadu kasih
Melangsungkan kewajiban kodrati
Menyemai memupuk menghidup suburkan
Benih-benih amanat Ilahi
Penyambung sejarah hidup kita
Penyambung sejarah hidup bangsa
Penyambung sejarah hidup manusia
Yang menjunjung rasa kemanusiaan
Makhluk Allah paling mulia

Klaten, April 1984 


Related posts:

No response yet for "Puisi Cinta 'Rindu dan Harapku'"

Post a Comment