Syair-syair Lagu Kenangan Kala Remaja II


WAJAH SANG IBUNDA
       dinyanyikan Rita Rubi Hartland

Seperti pelita putih
Di mimbar yang suci
Begitu agungnya
Wanita yang rampung tugasnya

Seperti cahaya sore
Matahari musim dingin
Begitu indahnya
Wajah sang ibunda

Anaknya semua pergi
Dan pikirnya
: “ Air tergenang sepi
     Di bawah pohon mati”

HAMPA
  Benny S, Giant Step

Dari hati yang terluka
Bayangan esok lusa
Yang selalu ragu

Tiada satu pun yang tahu
Kemana dan di mana
Kumencari kebenaran

Tuhan,
Tunjukkan jalan yang benar
Bagi orang kebingungan
Menatap hampa
Dan terpaksa menerima kenyataan

PERIH
   Triawan, Giant Step

Angin memutih
Luka nan perih
Langit bagai bara api

Alam yang kejam
Terus menentang
Perpaduan dua hati

Apakah salah kami
Dosakah cinta ini
Uh... uh... uh...

Sejuknya pagi
Hampa cemeti
Hanya sekejap terhenti

Bunga melati
Ikut bersedih
Layu bagai bunga mati
ALAM BEBAS
   Benny Subarjo, Giant Step

Kelestarian alam yang menawan
Keheningan rimba yang mencekam
Gemerciknya suara yang terdengar
Kedamaian alam kini musna

Sejak kemanusiaan telah tergoda
Kemurnian alam pun ternoda
Kini habis sudah semuanya
Yang tinggal hanyalah keruntuhan

AIR MATA IBU
     Bimbo

Air mata ibu
Yang menetes ke haribaan sajadah
Di tengah sepinya sebuah malam
Tatkala keping hati yang tua terbalut duka

Air mata ibu menghiasi sujudnya raga yang rapuh
Memohon ke hadirat Yang Kuasa
Ampunan keslamatan putranya

Reff: Tetes air mata ibu
Bening sesejuk air suarga
Isak tangis ibu ialah
Bagaikan nyanyian bidadari

Air mata ibu
Yang mongering di usai pasrah doa
Gemerlap bagai seuntai manikam
Menerangi kalbu putra yang resah

Tetes air mata ibu
Bening sesejuk air suarga
Air mata ibu kala bersujud ampuh sribumu
Isak tangis itu indah bagaikan nyanyian bidadari
Bidadari
          
                 Dari catatan kumpulan syair lagu Sutardi MS Dihardjo

Related posts:

No response yet for "Syair-syair Lagu Kenangan Kala Remaja II"

Post a Comment