Ini daftar rumah sakit pemakai vaksin palsu

Menteri Kesehatan Nila Moeloek (tengah)
Tidak lama ini masyarakat dikejutkan dengan kejadian beredarnya vaksin palsu. Kejadian tersebut sangat disayangkan karena sangat mengancam kesehatan masyarakat. Pemerintah pun bertindak cepat untuk merespon keberadaan vaksin-vaksin palsu yang beredar di sejumlah rumah sakit dan klinik.

Dikutip dari Metrotvnews, setidaknya saat ini terdapat 14 rumah sakit yang dipastikan menggunakan vaksin palsu. Selain rumah sakit, terdapat juga klinik serta bidan yang telah menggunakan vaksin palsu.

Menteri Kesehatan, Nila Juwita F. Moeloek meminta izin Bareskrim Polri untuk merilis daftar rumah sakit serta klinik yang memakai vaksin palsu. Usai mendapat izin dari Bareskrim, Nila pun mempublikasikan daftar rumah sakit dan klinik yang menggunakan vaksin palsu tersebut.

Dibawah ini merupakan daftar rumah sakit dan klinik pengguna vaksin palsu seperti dilansir dari Metrotvnews.

14 rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu:

1. Rumah Sakit Dr Sander Cikarang, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin melalui email kepada pihak rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

2. Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin melalui email kepada pihak rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

3. Rumah Sakit Sentral Medika di Jalan Industri Pasir Gombong, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin ke bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

4. Rumah Sakit Ibu dan Anak Puspa Husada di  Jalan Pondok Timur Indah, Jatimulya, Tambun Selatan, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin ke bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

5. Rumah Sakit Karya Medika, Tambun, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin ke bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

6. Rumah Sakit Kartika Husada di Jalan M.T. Haryono Setu, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin ke bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

7. Rumah Sakit Sayang Bunda, Pondok Ungu, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin ke rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

8. Rumah Sakit Multazam, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin ke rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

9. Rumah Sakit Permata, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Ia mengajukan proposal harga vaksin. Kemudian, bagian pengadaan mengajukan permohonan pengadaan kepada manager purchasing dengan persetujuan direktur rumah sakit.

10. Rumah Sakit Ibu dan Anak Gizar, Perumahan Villa Mutiara Cikarang, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin ke bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

11. Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta Timur.

Sales bernama M. Syahrul. Ia menawarkan vaksin lewat perawat bernama Irna. Irna meminta tanda tangan dokter dan dimasukkan sebagai persediaan rumah sakit. Irna ditahan sebagai penyedia botol untuk vaksin palsu yang dibuat tersangka Rita dan Hidayat.

12. Rumah Sakit St. Elisabeth di Jalan Raya Narogong, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin ke bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

13. Rumah Sakit Hosana Medica, Cikarang.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin ke bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

14. Rumah Sakit Hosana Medica di Jalan Pramuka, Bekasi.

Sales bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi, tersangka menawarkan harga vaksin ke bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui direktur rumah sakit.

Dua klinik dan enam bidan yang menggunakan vaksin palsu:

1. Bidan Lia di Kampung Pelaukan Sukatani, Cikarang. Supplier vaksin palsu bernama Juanda dari CV Azka Medika.

2. Bidan Lilik di Perum Graha Melati, Tambun. Supplier vaksin palsu bernama Juanda dari CV Azka Medika.

3. Bidan Klinik Tabina di Perum Sukaraya, Sukatani, Cikarang. Supplier vaksin palsu bernama Juanda dari CV Azka Medika.

4. Bidan Iis di Perum Seroja, Bekasi. Supplier vaksin palsu bernama Juanda dari CV Azka Medika.

5. Bidan Mega di Puri Cikarang Makmur, Sukaresmi, Cikarang. Supplier vaksin palsu bernama Juanda dari CV Azka Medika.

6. Bidan M. Elly Novita di Ciracas, Jakarta Timur. Supplier vaksin palsu bernama Kartawinata alias Ryan.

7. Klinik Dr. Ade Kurniawan di Rawa Belong, Slipi, Jakarta Barat. Supplier vaksin palsu bernama Seno.

8. Klinik DR. Dafa di Baginda, Cikarang. Supplier vaksin palsu bernama Juanda dari CV Azka Medika.

Related posts:

No response yet for "Ini daftar rumah sakit pemakai vaksin palsu"

Post a Comment